Viral rekaman kamera pengawas CCTV seorang polisi berpangkat Brigadir A menodongkan pistol ke sejumlah 

santri di sebuah pesantren di kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. 

kejadian ini yang akhirnya dilaporkan oleh pihak orang tua santri. 



dalam rekaman kamera pengawas CCTV terlihat seorang polisi berpangkat Brigadir sedang menoodongkan pistol ke sejumlah santri 

dan mengangkat kerah baju hingga nyaris memukuli santri pesantren tahfidzul Quran Imam Az Zuhri Gowa. 


diduga pelaku marah karena tidak terima soal pelemparan batu yang mengenai rumah pelaku, 

sedangkan bukan para santri yang melemparkan batu tersebut, melainkan orang yang tidak dikenali.


pelaku menodongkan senjata api kepada 4 orang santri, 

padahal dari rekaman kamera CCTV terlihat bukan para santri yang melemparkan batu melainkan orang tidak dikenal. 


kasus ini terjadi pada hari Rabu malam tanggal 23 November lalu,

menurut salah Seorang warga kejadian tersebut mengagetkan warga karena adanya suara keributan pada senin sore, 

beberapa perwakilan orang tua santri yang didampingi kuasa hukum melaporkan kejadian tersebut ke 

mapolres Goa.

dia Mengira bahwa anak-anak dari salah satu santri dari Ponpes tersebut melempar batu ke rumah oknum polisi tersebut.


akhirnya oknum dari kepolisian tersebut datanglah sambil mengamuk-ngamuk sambil membawa senjata api ke ponpes

tahfidzul Quran Imam Az Zuhri.


kabarnya oknum polisi tersebut sudah di amankan


Netizen Menanggapi hal ini:


"Kalian itu gabakal pernah di terima klo Hidup  Bertetangga dengan masyarakat sipil paham

Tempat kalian itu paling tidak di Komplek Kusus yng semua warganya dari golongan kalian" ucap Kisegorokidul


"Bismillah ......

Allahu Akbar......

Viralkan.....

Trendingkan....

Yg sok jagoan tapi masih minta gaji rakyat dan menodongkan fasilitas yg diberikan rakyat" ucap Parto Hadi


"Lagi dan lagi, polisi oh polisi" ucap Teguh Fatoni


"PECAT POLISI KOBOI JALANAN HUKUM BERAT TINDAK PIDANA KODE ETIK" ucap Endang Supriatna


"Teroris sejati ya seperti in tidak mesti harus orang Islam,pelakunya bisa siapa saja" ucap Mugi Yono


"lagi lagi anggota polisi kriminal,lucuti semua senpi...anggota polri yg tdk berkompeten...,cukup persenjatai pentungan saja" ucap Cui Lan Seng