BMKG mencatat ada sebanyak 61 gempa susulan yang terjadi usai gempa magnitudo 5,2 yang mengguncang Kabupaten Karangasem provinsi Bali

pada hari Selasa 13 Desember 2022.

BMKG mengatakan gempa utama yang terjadi di Karangasem pada Selasa pukul 17:38 Waktu Indonesia Barat

merupakan gempa jenis tektonik.

gempa bumi bali
gempa bumi susulan di bali


"hingga pukul 07:42 WIB, hasil monitoring BMKG yang menunjukan adanya 61 aktivitas gempa bumi susulan
(aftershock) dengan magnitdo yang terbesar 4,6"
ucap Daryono, kepala pusat gempabumi dan tsunami BMKG.


Gempa tersebut dirasakan dan mengakibatkan kerusakan bangunan seperti rumah di Karangasem,

BMKG menyebut dengan memperhatikan lokasi episenter juga kedalaman hiposentrumnya,

gempa bumi tersebut yang merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas sesar naik Flores

BMKG juga memastikan gempa bumi tersebut sangat tidak berpotensi tsunami

namun akibat dari gempa itu ada 46 rumah di 6 kecamatan yang terletak 

di Kabupaten Karangasem Yang dilaporkan

mengalami kerusakan cukup ringan.


BNPB pun mengimbau agar pemerintah daerah dan juga warga 

untuk selalu waspada dan juga siap siaga

terhadap potensi bahaya gempa tersebut.

pasalnya bahwa peristiwa ini tidak dapat dideteksi dengan pasti 

dan juga dapat terjadi setiap saat.