Percakapan Allah dan Yesus


Percakapan Allah dan Yesus yang Tercatat Dalam Alquran Membuat Non Muslim Sampai Menangis

Islam phobia yang dilakukan oleh kaum Kristiani kepada kaum muslim sepertinya memang tak pernah reda di negara barat misalnya, Islam masih menjadi agama yang paling mengalami diskriminasi padahal Jika saja banyak umat Nasrani yang mendengarkan percakapan antara nabi Isa dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala mungkin kekerasan dan pemberontakan tak akan terjadi.

 

Meski begitu ada deretan non muslim yang mendengar isi percakapan tersebut dalam Alquran Apa isi percakapan Allah dan nabi Isa dan Bagaimana reaksi mereka setelah mendengarnya? simak hingga akhir agar tidak sesat 

Apa isi percakapan Allah dan nabi Isa

jika membahas mengenai Yesus sejarah mencatat Yesus merupakan nabi Isa alaihissalam yang bernama lengkap Isa Ibnu Maryam, Ia juga dikenal dengan sebutan Isa Almasih. 

bagi umat Kristen Nabi Isa lebih familiar dengan panggilan Yesus Kristus atau Yesus Kristus sementara orang Arab menyebutnya yeso Almasih, lain lagi dengan orang Yahudi mereka yang memakai bahasa ifrey atau Ibrani menyebut Nabi Isa dengan panggilan Yesus. 


bagi muslim keberadaan Nabi Isa dianggap sedang berada di langit saat ini sebelum diutus oleh Allah ke langit dulunya Nabi Isa sedang dikejar-kejar oleh kaum Yahudi karena ingin dibunuh padahal Nabi Isa saat itu bertujuan Mulia ingin membenarkan kitab yang turun kepada mereka, sayangnya para penduduk tersebut masih ngeyel dengan kepercayaan mereka hingga menampilkan sifat angkuh di depan nabi Isa alaihissalam. 


Ibnu Katsir dalam kitabnya Al Anbiya menceritakan Bagaimana perjuangan Nabi Isa menemui beberapa yang pernah menghianatinya sebelum dikirim ke langit dan berkata siapakah diantara kalian yang bersedia disurupan wajahnya dengan wajahku dan menduduki kedudukanku untuk dibunuh lalu kedudukannya menjadi sederajat denganku, sontak seorang pria yang paling muda Yudas iskariot pengiakan permintaan tersebut diberikan wajahnya dengan Nabi Isa hingga terlihat bakpinang dibelah dua dan saat itulah Nabi Isa diangkat ke langit. 


orang-orang yang dulunya mengikuti Nabi Isa tiba-tiba saja berubah haluan dan terbagi menjadi beberapa kelompok pro dan kontra, dalam Alquran sangat jelas petunjuk tentang keberadaan Nabi Isa, Allah menegaskan jika Nabi Isa sama sekali tidak dibunuh atau disalib sebagaimana yang disebut-sebut kaum musyrikin, namun sikap Bani Israel yang menuhankan Nabi Isa dan Ibunya dan ketika orang-orang Nasrani berkata Sesungguhnya Allah adalah satu dari tiga Allah lalu meminta pertanggungjawaban dari Isa tentang hal tersebut Namun Nabi Isa melepaskan diri dari asumsi tersebut per selain Allah dan nabi Isa alaihissalam diabadikan dalam surah al-maidah ayat 116 dan ingatlah ketika Allah berfirman Hai Isa putra Mariam Adakah kamu mengatakan kepada manusia jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah Isa menjawab Maha Suci engkau tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku jika aku pernah mengatakan maka tentulah engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri engkau Sungguhnya engkau maha mengetahui perkara yang gaib. 

pada ayat berikut Nabi Isa tetap mengagumkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang engkau perintahkan kepadaku mengatakannya yaitu sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka selama aku berada diantara mereka Maka setelah engkau wafatkan aku Engkaulah yang mengawasi mereka dan engkau adalah maha menyaksikan atas segala sesuatu. 

Bagaimana reaksi mereka setelah mendengarnya? 

dan lihatlah Bagaimana reaksi kaum Nasrani ketika mengetahui tentang percakapan tersebut Tapi pemandangan berbeda bisa disaksikan di dalam sebuah video 4 orang non muslim terlihat hanyut dalam ayat per ayat bahkan seorang pria yang mengenakan headset putih terlihat mengelola emosinya sedemikian rupa agar tak larut dalam tangis ketika diperdengarkan ayat tentang azab manusia kelak. 


ketiga sosok lainnya pun terlihat panik dan menutup mulutnya karena tak sanggup membaca terjemahan ayat tersebut, bagi keempat orang ini percakapan nabi Isa alaihissalam dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala merupakan hal yang langka dan tak pernah mereka dapatkan sebelumnya, alhasil semuanya merasakan Sisi emosional yang kuat. 


seorang pria lainnya juga khawatir Apa yang akan terjadi kelak ketika ia tak mematuhi agama islam terus apa penasaran tersebut memunculkan ketertarikan terhadap Islam Masyaallah.