Jerit Tangisan Penghuni Neraka Pecah Ketika Iblis Berceramah
Jerit Tangisan Penghuni Neraka Pecah Ketika Iblis Berceramah

Tangisan Penghuni Neraka Pecah Ketika Iblis Berceramah

Iblis pidato kepada manusia terdengar asing Bukan? tapi percaya tak percaya ternyata iblis pernah menyampaikan pesan-pesan yang selama ini disepelekan umat muslim. 


Kapan pidato tersebut dilaksanakan dan apa saja pesan rahasia yang disampaikan iblis dan membuat hati manusia terasa tersayat? simak hingga akhir agar tidak sesaat. 

Iblis pernah khotbah

bukan cuman Khatib Ustadz atau Kyai yang memberikan khotbah pada manusia, jika selama ini ceramah identik dengan orang-orang Alim dekat dengan Allah subhanahu wa ta'ala namun ada sebuah kisah yang memperlihatkan Bagaimana iblis memberikan nasehat kepada manusia, 

mungkin terdengar aneh mustahil mana mungkin Apalagi kita menganggap manusia memiliki status yang lebih baik dari iblis. 

Khotbah Iblis Untuk Penghuni Neraka

pidato ini tak dilakukan iblis saat di bumi, saat momen perhitungan manusia akan dibagi dalam dua kelompok, Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan memasukkan orang-orang beriman ke dalam surga dan menikmati segala fasilitas yang telah disiapkan sementara kaum kafir tentu saja mendapatkan sesuai perbuatannya di dunia kekal dalam neraka, tapi sebelum mereka diantar ke tempat akhir masing-masing setelah hisab iblis akan tampil di hadapan para penghuni neraka. 


pidato tersebut sudah tertulis dan diabadikan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dalam Surah Ibrahim ayat 22 dan setan berkata ketika perkara hisap telah diselesaikan Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu melainkan sekedar aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku Oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku tetapi kerjalah dirimu sendiri aku tidak dapat menolongmu dan kamu pun tak dapat menolongku Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku dengan Allah. 


sejak dahulu sungguh orang yang zalim akan mendapat siksaan yang Pedih dalam tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir at-tabari, 

pidato tersebut sangat menyentuh bagan bisa menyayat hati manusia siapapun yang mendengarnya bisa saja merasakan kepedihan yang luar biasa bahkan semua manusia dari kelompok penghuni neraka larut dalam tangis saat mendengar pidato tersebut, 


jika mengamati kembali apa yang terkandung dalam pidato tadi maka tergambar Bagaimana pengakuan setan di hadapan Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga informasi jika urusan hisab telah berakhir di padang mahsyar terungkaplah jika memang setan bekerja dengan sangat keras untuk menggoda manusia, tak heran kita akan terus menjumpai kriminalitas kejahatan yang semua kini merajalela dari segala hal ini Entah urusan keluarga politik pemerkosaan boleh kekerasan hingga hal-hal yang bersifat personal yang tak hanya terdeteksi oleh diri sendiri. 


mungkin awalnya seseorang melakukan kejahatan dengan perasaan amat bersalah namun lambat laun jika hal gaji tersebut sudah terus-menerus dilakukan ditambah lagi circle atau lingkungan yang semakin toksik justru mendukung keburukan maka tak heran juga sikap empati sudah terkikis dari hati manusia. 


ayat tadi menurut tafsir Kementerian Agama ada salah satu setan yang memang memiliki misi menyesatkan manusia mengubah pola pikir kita bahwa kejahatan adalah perbuatan yang baik hebat dan keren, setan juga menjadi PHP atau memberi harapan palsu kepada manusia, mereka menjanjikan akan memberikan banyak iming-iming jika manusia mengikuti langkah serta tips mereka, padahal pada akhirnya mereka tak akan bisa memenuhi janji-janjinya. 

pengakuan tersebut ditunjukkan kepada orang-orang yang sudah terlanjur percaya namun sudah tidak bisa berpindah golongan lagi. 


ibarat pepatah nasi sudah menjadi bubur, setan tak ada kuasa untuk menolong mereka karena itulah manusia menjadi serba salah, penyesalan pun tak ada guna, manusia semakin Meraung Meraung tapi mereka sudah menemukan jalan buntu hati mereka semakin pilu Apalagi setelah mendengar surah az-zumar ayat 71 orang-orang kafir di bawa ke neraka jahanam, rombongan-rombongan sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya dan berkatalah kepada mereka penjaga penjaganya Apakah belum pernah datang kepadamu rasul-rasul diantaramu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Tuhanmu dan memperingatkan kepadamu akan pertemuan dengan hari ini. 

mereka menjawab Benar telah datang tetapi telah pasti berlaku ketetapan azab terhadap orang orang yang kafir, mereka semakin bergejolak menolak dan tak sanggup jika harus bernasib sama dengan orang-orang yang masuk ke neraka jahanam dari kejauhan tapi neraka pun juga semakin membara menantikan kedatangan mereka, hal ini tergambar dalam surah al-furqon ayat 12 

apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh mereka mendengar kegeramannya dan suaranya pada awalnya kita mungkin tak sadar jika setan berusaha menyesatkan kita, bayangan api api neraka bisa saja memudahkan ketika kejahatan Sudah menutupi hati kita, kita merasa bodoh amat cuek dan bebal ketika diberikan peringatan oleh Allah subhanahu wa ta'ala. 


beberapa waktu lalu misalnya, kasus penganiayaan yang melibatkan anak seorang pejabat menjadi sebuah tamparan keras bagi kita, tentang bagaimana Bisikan Setan begitu nyata untuk semua kalangan, 

kita mungkin pernah mendengar kisah perampok orang miskin yang mencuri karena ingin memenuhi kebutuhan hidup, tapi berita tentang pejabat yang korupsi karena memenuhi gaya hidup lebih banyak mengisi timeline media sosial. 

kita juga diamati para pejabat ini sudah diberikan karunia dan rezeki yang berlimpah oleh Allah dari segi harta serta pendamping hidup yang menawan tapi seolah tak pernah puas rasa haus itu terus menerus menghantui manusia.